Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fitrah Based Education

MENGHAPUS FASE REMAJA?

Gambar
Ada satu tema penting yang terkait erat dengan pendidikan dan kajian psikologi. Yaitu tentang fase remaja. Kenapa ini menjadi penting? karena terkait dengan target waktu pendidikan anak di keluarga itu sendiri.  Dalam Islam sebenarnya orang tua "hanya" diberi waktu untuk mendidik itu hingga anak mencapai baligh. Sebuah titimangsa di mana seseorang mulai dibebani hukum syariat secara utuh (mukallaf). Ketika konseksuensi atas perbuatan berupa pahala dan dosa sudah berlaku. Memang bisa saja ini dimaknai "hanya" sebagai periode emas mendidik anak. Karena mendidik itu berlangsung seumur hidup. Tetapi fase hingga baligh itu memiliki keistimewaan yang tidak boleh dilewatkan.   Seorang perempuan mencapai baligh saat tubuh mulai mengalami menstruasi. Sedangkan pada laki-laki mulai saat mimpi basah. Mulai saat itulah seorang anak menjadi dewasa secara hukum syariah. Dalam hal ini secara syariah tidak ada masa transisi dari anak menuju dewasa. Dari sudut pandang pen...

SI AYAH DAN HP ANAKNYA

Malam itu ia tak mampu memejamkan mata. Tampilan layar HP Si Kasep anaknya bergelayut terus di otaknya. Sulit dihilangkan dari pikiran. Rangkaian chat anaknya yg jadi sebab. Ia gundah. Masih tak percaya. Sesuatu yg ia khawatirkan ternyata kejadian. Ia merasa gagal jadi ortu. “Begitulah Ustadz, saya merasa gagal”. Ia pun tertunduk di hadapan Sang Ustadz. Guru dan panutannya selama ini. Masalah anaknya membuat Si Ayah memaksakan diri untuk konsul. Rasanya ia perlu pandangan dari yang lain. Kalau mengikuti nafsu, sudah ia sidang Si Kasep anaknya itu. “Sudah separah apa memangnya Si Kasep?” Sang Ustadz coba urai masalah. “Kalau melihat chat-nya sepertinya sudah pacaran Tadz. Sudah kelewat batas Ustadz obrolannya. Padahal selama ini. Saya sudah melarang keras. Nggak ada ceritanya anak saya pacaran” Si Ayah menambahkan. Agak emosi. “Bagaimana dengan anak-anak yang lain?” Sang Ustadz masih kalem. “Alhamdulillah, kalau adiknya, Si Eneng sih bagus. Mampu memegang prinsip. Ini kakaknya yang ma...