Postingan

Menampilkan postingan dengan label education

MENGHAPUS FASE REMAJA?

Gambar
Ada satu tema penting yang terkait erat dengan pendidikan dan kajian psikologi. Yaitu tentang fase remaja. Kenapa ini menjadi penting? karena terkait dengan target waktu pendidikan anak di keluarga itu sendiri.  Dalam Islam sebenarnya orang tua "hanya" diberi waktu untuk mendidik itu hingga anak mencapai baligh. Sebuah titimangsa di mana seseorang mulai dibebani hukum syariat secara utuh (mukallaf). Ketika konseksuensi atas perbuatan berupa pahala dan dosa sudah berlaku. Memang bisa saja ini dimaknai "hanya" sebagai periode emas mendidik anak. Karena mendidik itu berlangsung seumur hidup. Tetapi fase hingga baligh itu memiliki keistimewaan yang tidak boleh dilewatkan.   Seorang perempuan mencapai baligh saat tubuh mulai mengalami menstruasi. Sedangkan pada laki-laki mulai saat mimpi basah. Mulai saat itulah seorang anak menjadi dewasa secara hukum syariah. Dalam hal ini secara syariah tidak ada masa transisi dari anak menuju dewasa. Dari sudut pandang pen...

DARI BANDUNG, KAMPANYE AQIL BALIGH BERGAUNG

Gambar
Gaung itu memang dari Bandung. Tepatnya dari ITB. Lebih tepat lagi dari kompleks Masjid Salman.  Masjid legendaris seniornya masjid kampus  di Indonesia. Salah satu masjid paling sibuk. Dimana pengelolanya adalah mahasiswa.  Dengan anggaran yang katanya 38 Miliar setahun. Ya, 38 Miliar! Penulis sendiri punya kesan khusus dengan masjid ini. Pertama, ketika membaca buku terbitan Pustaka-Salman ITB saat SMA dulu tahun 1990an. Karangan Muhammad Quthb. Judulnya “ Jahiliah Masa Kini ”. Ini buku agama yang beda. Biasanya tentang  fiqh ibadah. Buku yang berisi fakta tentang akumulasi kejahiliyahan sejak  zaman Nabi Adam. Semua berkumpul di abad ini. Buku itu membuat pembacanya menjadi tersadarkan dan bersemangat  untuk berubah. Spirit ini yang memang tidak diperoleh di buku fiqh. Kedua, Masjid Salman kembali menjadi latar dari sebuah kesadaran baru. Bila sebelumnya  disadarkan sebagai individu. Kali ini  disadarkan   sebagai seorang kepala ...

Dari BREAKING THE LIMIT Ke HUSNUL KHOTIMAH

Gambar
Di pelataran Masjid Agung Syiarul Islam, Kuningan Udara yang dingin, bacaan imam yang panjang saat sholat Subuh, dan jamaah yang khusyuk. Itulah suasana Jumat pagi di Masjid Agung Syiárul Islam Kuningan, tujuh Mei kemarin. Memang terasa spesia karena amat jarang saya berkesempatan sholat di situ. Apalagi sholat Subuh. Masjid Agung yang dulunya bernama Al Manar ini, menjadi transit sebelum ke lokasi tujuan. Saya bersama rombongan dari Insan Cendekia Madani BSD hendak menuju Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Manis Kidul, Kuningan. Rombongan terdiri dari Ustadzah Uli, Fathia dan Mas Yanto. Saya sendiri ikut nebeng saja sebenarnya. Ingin mendampingi Si Teteh tampil di hadapan santri HK yang terkenal alim dan pintar-pintar. Ponpes HK sendiri kini menjadi salah satu destinasi favorit para santri untuk menuntut ilmu agama dan umum secara terintergrasi. Mereka datang dari berbagai daerah. Seleksi masuknya juga semakin ketat saja.  Kedatangan kami memenuhi undangan dari OSHK (O...

MENYESALI KETERLAMBATAN

  Selama perjalanan hidup, saya yakin kita pernah menyesal karena kesalahan langkah yang berakibat tidak baik pada kehidupan kita. Bagi saya, salah satu penyesalan terbesar adalah saat baru belajar jadi ayah setelah diamanahi anak lima! Ya lima anak! Setelah Si Bungsu lahir pada 26 Juni 2012 barulah saya mulai intensif belajar otodidak lewat buku dan googling. Plus menghadiri berberapa kajian parenting. Bertemu beberapa nama popular di dunia parenting, homeschooling dan sekolah alam. Semisal Bu Elly Risman, Adriano Rusfi, Ust. Bahtiar Nashir, Lendo Novo, Emmy Soekresno, Irwan Rinaldi, Bendri Jaisyurohman, Ihsan Baihaqi, Pak Mego, Septi Peni, Harry Santosa, Septriana Murdiani, hingga Dick Doank. Lalu apa yang selama ini saya lakukan terhadap anak-anak saya tanpa bekalan ilmu yang memadai itu? Jadilah saya ayah "trial and error" dengan diiringi hasrat kalau hidup itu mengalir saja seperti air. Tapi ternyata tidak seperti itu. Ada banyak hal ditemui di perjalanan. Sesu...